Cara Menggunakan QRIS di Luar Negeri (China & Korea): Panduan Wisatawan Indonesia

Dompet boleh ketinggalan, tapi ponsel hampir tak pernah. Di tengah arus wisatawan Indonesia yang kian deras ke luar negeri, satu pertanyaan kerap muncul di antrean bandara dan meja kasir: apakah QRIS bisa dipakai di China atau Korea Selatan? Pertanyaan ini bukan sekadar soal teknis pembayaran, melainkan cerminan perubahan besar dalam cara orang Indonesia bertransaksi lintas negara.

QRIS dan Ambisi Pembayaran Lintas Negara

Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) lahir sebagai jawaban atas fragmentasi sistem pembayaran digital di dalam negeri. Satu kode, satu standar, banyak aplikasi. Dalam beberapa tahun, QRIS menjelma menjadi infrastruktur sunyi yang menggerakkan ekonomi mikro hingga makro. Dari warung kopi di gang sempit hingga hotel berbintang, kode hitam-putih itu kini menjadi bahasa bersama transaksi.

Ambisi Bank Indonesia tidak berhenti di perbatasan. Seiring meningkatnya mobilitas warga dan integrasi ekonomi kawasan, QRIS didorong untuk menembus luar negeri melalui skema cross-border QR payment. China dan Korea Selatan menjadi dua destinasi yang paling sering dipertanyakan, bukan hanya karena popularitas wisatanya, tetapi juga karena keduanya dikenal sangat maju dalam pembayaran digital.

Mengapa China dan Korea Menjadi Ujian Nyata

Suasana kota Shanghai dengan pembayaran digital QR code
Kredit: Unsplash / Ling Tang (Link Sumber)

China adalah ekosistem pembayaran digital yang nyaris tanpa uang tunai. Alipay dan WeChat Pay mendominasi, dari transportasi publik hingga pedagang kaki lima. Korea Selatan, meski masih mengenal kartu fisik, juga telah lama mengintegrasikan QR dan pembayaran mobile dalam kehidupan sehari-hari.

Bagi wisatawan Indonesia, dua negara ini menjadi “laboratorium” nyata: jika QRIS bisa bekerja di sini, maka interoperabilitas lintas negara bukan lagi wacana. Namun, realitas di lapangan tidak selalu sesederhana slogan kebijakan.

Apakah QRIS Bisa Dipakai di China?

Pembayaran QR code di toko kecil China
Kredit: Unsplash / Markus Winkler (Link Sumber)

Jawaban singkatnya: bisa, tetapi terbatas. QRIS di China bekerja melalui mekanisme kerja sama antar-penyedia, bukan sebagai standar mandiri yang berdiri sendiri. Artinya, wisatawan Indonesia tidak memindai QR “QRIS China”, melainkan QR milik merchant China yang telah terhubung dalam jaringan pembayaran lintas negara.

Dalam praktiknya, pembayaran dilakukan melalui aplikasi Indonesia (mobile banking atau dompet digital tertentu) yang sudah mendukung fitur QRIS internasional. Sistem akan mengonversi nilai transaksi dari yuan ke rupiah secara otomatis, lalu memprosesnya melalui jaringan mitra.

“Wisatawan perlu memahami bahwa tidak semua QR di China bisa dipindai. Hanya merchant tertentu yang terhubung dalam skema kerja sama yang dapat menerima pembayaran dari Indonesia,” ujar seorang praktisi sistem pembayaran yang terlibat dalam uji coba lintas negara.

Langkah Praktis Menggunakan QRIS di China

  • Pastikan aplikasi perbankan atau dompet digital Anda sudah mendukung QRIS lintas negara.
  • Aktifkan fitur pembayaran internasional jika tersedia.
  • Gunakan koneksi internet stabil, karena proses verifikasi lintas jaringan membutuhkan data real-time.
  • Perhatikan kurs dan biaya konversi yang ditampilkan sebelum konfirmasi.
  • Simpan bukti transaksi digital untuk berjaga-jaga.

Bagaimana dengan Korea Selatan?

Pembayaran digital di kafe Korea Selatan
Kredit: Unsplash / Seongho Ryu (Link Sumber)

Korea Selatan relatif lebih “ramah” bagi wisatawan asing dalam hal pembayaran. Banyak merchant sudah terbiasa menerima pembayaran lintas negara, baik melalui kartu maupun aplikasi global. Integrasi QRIS di Korea berjalan melalui prinsip yang mirip dengan China, tetapi dengan penetrasi merchant yang berbeda.

Di area wisata populer—Seoul, Busan, atau Jeju—peluang menemukan merchant yang bisa menerima pembayaran QR lintas negara jauh lebih besar. Meski demikian, wisatawan tetap disarankan menyiapkan alternatif pembayaran.

Keuntungan Menggunakan QRIS di Luar Negeri

Wisatawan menggunakan ponsel untuk pembayaran digital
Kredit: Unsplash / Brooke Cagle (Link Sumber)

Menggunakan QRIS di luar negeri bukan sekadar soal kepraktisan. Ada dimensi psikologis dan ekonomi di dalamnya. Wisatawan tidak perlu membuka rekening asing atau mengunduh banyak aplikasi lokal. Semua terkonsolidasi dalam satu aplikasi yang sudah dikenal.

Dari sisi keamanan, transaksi tercatat langsung dalam sistem perbankan Indonesia. Risiko kehilangan uang tunai atau kartu fisik bisa ditekan, meski risiko digital tetap perlu diantisipasi.

Batasan dan Hal yang Perlu Diwaspadai

QRIS lintas negara masih berada dalam fase awal. Keterbatasan merchant, potensi gangguan jaringan, hingga perbedaan regulasi menjadi tantangan nyata. Tidak semua transaksi kecil berjalan mulus, dan tidak semua kasir memahami mekanisme pembayaran dari luar negeri.

Di sinilah peran kesiapan wisatawan menjadi penting: memahami batas sistem, bersikap fleksibel, dan tidak memaksakan satu metode pembayaran untuk semua situasi.

Masa Depan QRIS untuk Wisatawan Indonesia

Bandara internasional dengan wisatawan menggunakan ponsel
Kredit: Unsplash / JESHOOTS (Link Sumber)

Dalam beberapa tahun ke depan, QRIS berpotensi menjadi “paspor pembayaran” bagi warga Indonesia. China dan Korea hanyalah awal. Integrasi dengan negara lain di Asia dan bahkan luar kawasan sedang dijajaki, seiring meningkatnya kepercayaan antarotoritas moneter.

Bagi wisatawan, ini berarti satu hal: perjalanan yang lebih ringan, lebih sederhana, dan lebih terkoneksi dengan ekosistem keuangan tanah air. Namun seperti semua inovasi, manfaatnya hanya optimal jika diiringi literasi dan kewaspadaan.

SEO Meta

Keyword Utama: QRIS di luar negeri

Keyword Turunan: QRIS China, QRIS Korea Selatan, cara pakai QRIS luar negeri, pembayaran QRIS internasional, wisatawan Indonesia QRIS, QRIS cross border

Meta Description: Panduan lengkap cara menggunakan QRIS di China dan Korea Selatan untuk wisatawan Indonesia, lengkap dengan manfaat, batasan, dan tips praktis.

Slug URL: cara-menggunakan-qris-di-luar-negeri-china-korea

Rekomendasi Internal Link: Artikel tentang dompet digital Indonesia, sistem pembayaran nasional, tips keuangan untuk wisatawan.